Jual Harga Murah Pabrik Sepeda Air Fiberglass Kota Tanjungpinang

Diposting pada 457 views

Jual Harga Murah Pabrik Sepeda Air Fiberglass Kota Tanjungpinang

Jual Harga Murah Pabrik Sepeda Air Fiberglass Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Madaniah adalah pabrik produsen pembuatan mainan Sepeda Air Fiberglass yang berkualitas bagus. Selain tempat produksi, madaniah juga menjadi distributor toko suplier pengrajin berbagai macam model Sepeda Air Fiberglass seperti model angsa, bebek, pelikan, kuda laut, anjing laut, lumba-lumba dengan harga murah model terbaru dan terlengkap. Kami siap menerima pesanan proyek pengadaan paket wahana mainan Sepeda Air Fiberglass untuk perorangan, lembaga swasta, dan dinas pariwisata di wilayah Kabupaten Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau.

Untuk model dan ukuran bisa custom sesuai permintaan. Sepeda Air Fiberglass yang kami produksi mempunyai 2 ukuran standar, yaitu ukuran sedang dan ukuran besar.

Jual Harga Murah Pabrik Sepeda Air Fiberglass Kota Tanjungpinang
Sepeda Air Fiberglass Model Bebek Kota Tanjungpinang

Ukuran sedang berdimensi P 220cm x L 120cm x T 140cm

Ukuran besar berdimensi P 240cm x L 140cm x T 150cm

Sepeda Air Fiberglass yang kami produksi bisa mengangkut 2 orang dewasa dan 2 anak balita sekaligus. Sepeda air yang kami buat aman digunakan karena telah melalui uji kelayakan terlebih dahulu. Untuk masalah model serta ukuran, silahkan konsultasikan terlebih dahulu dengan kami untuk hasil yang lebih maksimal dan efisien.

Bagi pengusaha yang bergerak dibidang pariwisata, khususnya wisata air di wilayah kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Timur yang mau membuat wahana permainan air seperti water boom, water park, kolam renang, umbul dan lain sebagainya bisa memanfaatkan Sepeda Air Fiberglass sebagai wahana mainan wisata air. Selain Sepeda Air Fiberglass, kami juga menerima pembuatan dan pengerjaan perosotan kolam renang dan water boom, playground waterboom, pembuatan ember tumpah dan berbagai macam wahana mainan lainnya yang terbuat dari fiberglass.

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi nomor kontak telepon kami atau datang langsung ke tempat kantor / workshop kami untuk mendapatkan penawaran yang terbaik dari kami.  Kunjungi link MAINAN OUTDOOR untuk mengetahui daftar harga dan model mainan outdoor terbaru dari MADANIAH.

Ulasan Singkat Sekilas Tentang Kota Tanjungpinang

Tanjungpinang atau Tanjung Pinang (disingkat Tg. Pinang) adalah ibu kota dari Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Kota ini terletak di Pulau Bintan dan beberapa pulau kecil seperti Pulau Dompak dan Pulau Penyengat, dengan koordinat 0º5′ LU dan 104º27′ BT. Kota Tanjungpinang dahulunya adalah pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga. Sebelum dimekarkan menjadi kota otonom, Tanjungpinang adalah ibu kota Kabupaten Kepulauan Riau (sekarang Kabupaten Bintan). Kota ini juga awalnya adalah ibu kota Provinsi Riau (meliputi Riau daratan dan kepulauan) sebelum kemudian dipindahkan ke Kota Pekanbaru.

Kota ini memiliki cukup banyak daerah pariwisata seperti Pulau Penyengat yang hanya berjarak kurang lebih 2 mil dari Pelabuhan Sri Bintan Pura, Pantai Trikora dengan pasir putihnya terletak kurang lebih 65 km dari kota, dan Pantai Buatan yaitu Tepi Laut yang terletak di garis pantai pusat kota sebagai pemanis atau wajah kota (waterfront city).

(Sumber)

Berikut Rekomendasi Obyek Wisata Disekitar Kabupaten Kota Tanjungpinang

1. Pantai Trikora yang Indah Luar Biasa, Traveler Wajib Menyambangi ke Sana
Destinasi pertama ini adalah tempat wisata yang sangat terkenal di provinsi Kepulauan Riau. Meski posisinya tidak masuk dalam wilayah kota Tanjungpinang namun pantai ini layak untuk dikunjungi karena masih berada satu pulau dengan ibukota provinsi ini yaitu di pulau Bintan. Adalah pantai Trikora yang terletak di desa Malang Rapat, kecamatan Gunung Kijang, kabupaten Bintan. Jaraknya dari kota Tanjungpinang sekitar 45 km dan bisa ditempuh selama kurang lebih satu setengah jam.
Pantai Trikora memiliki karakteristik pantai yang mirip dengan pantai-pantai di Belitung yaitu terdapat kumpulan batuan granit yang mempercantik pemandangan. Pantai ini juga mempunyai garis yang panjang, pasir putih serta air yang jernih. Di sekitar pantai telah tersedia pula pondok-pondok dengan berbagai ukuran yang disewakan untuk wisatawan yang membutuhkan tempat berteduh.

2. Danau Biru Bintan, Tempat Wisata yang Mirip-Mirip Iceland
Danau Biru Bintan begitulah sebutan dari danau buatan di area pertambangan pasir di Pulau Bintan. Danau ini menampilkan genangan air yang berwarna biru layaknya Danau Kaolin di Bangka atau bahkan seperti Blue Lagoon di Iceland.
Danau Biru ini bisa traveler jumpai dengan berkendara dari Tajungpinang selama kurang lebih 20-30 menit. Ada dua rute yang bisa diambil pertama lewat jalur menuju Pantai Trikora dan yang kedua mengambil jalan menuju arah Kijang/Bandara. Tidak perlu membayar tiket masuk ke tempat ini sebab Danau Biru Bintan bukan tempat wisata komersil melainkan area tambang pasir yang hingga kini masih aktif.

3. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Vihara Seribu Wajah di Tanjungpinang
Sempatkan untuk mengunjungi Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang terletak di perbukitan sebelah barat Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Vihara ini menjadi tempat ibadah sekaligus tujuan wisata religi yang dibangun pada tahun 2010. Sebagai tujuan wisata, vihara ini mempunyai arsitektur yang mempesona layaknya bangunan di China serta terdapat “Patung 1000 Wajah” yang menarik perhatian.
Patung yang jumlah total sebenarnya hanya 500 buah ini menampilkan wajah dengan ekspresi yang berbeda-beda. Ukuran patungnya pun beragam mulai dari tinggi 1,7 meter hingga 2 meter. Traveler yang tertarik menikmati suasana negeri Tirai Bambu bisa datang ke Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang bisa ditempuh selama 10 menit berkendara dari bandara Raja Ali Haji Tanjungpinang.

4. Mengunjungi Daerah Cikal Bakal Bahasa Indonesia di Pulau Penyengat
Seperti kita ketahui bersama bahwa Bahasa Indonesia asalnya dari Bahasa Melayu. Sedangkan Bahasa Melayu serta kebudayaannya berasal dari Pulau Penyengat yang terletak sekitar 2 km dari kota Tanjungpinang. So, di dalam pulau ini traveler akan menemukan banyak sekali peninggalan Kesultanan Johor, Pahang, Siak dan Lingga serta kerajaan Riau sendiri.
Pulau Penyengat menjadi salah satu tujuan wisata andalan kota Tanjungpinang. Traveler bisa menuju ke pulau ini dengan menyeberang dari Batam selama satu jam maupun pelabuhan Tanjungpinang yang hanya membutuhkan waktu 15 menit penyeberangan. Pulau yang hanya berukuran panjang 2.000 meter dan lebar 850 meter ini telah didaftarkan sebagai calon Situs Warisan Dunia UNESCO.

5. Masjid Raya Sultan Riau, Wisata Religi ke Tempat Ibadah Bersejarah
Selagi mengunjungi Pulau Penyengat luangkan waktu untuk berkunjung dan beribadah di Masjid Raya Sultan Riau. Masjid ini tercatat sebagai salah satu yang tertua di Indonesia sekaligus menjadi saksi bisu sejarah kesultanan Islam di tanah Melayu.
Masjid Raya Sultan Riau telah tercatat sebagai situs cagar budaya pemerintah Indonesia. Masjid yang didominasi warna hijau dan kuning ini memiliki keunikan dalam hal arsitekturnya. Secara fisik memang masjid ini terlihat seperti masjid kebanyakan tapi saat menilik proses pembangunannya didapati bahwa salah satu material penyusun dinding masjid ini berasal dari putih telur tanpa menggunakan semen. Serta pembangunannya sendiri kabarnya memakan waktu hingga 40 tahun.

6. Masjid Pink, Pilihan Wisata Religi di Pulau Bintan
Kembali melipir keluar kota Tanjungpinang traveler punya pilihan tempat wisata religi lain yang bernama Masjid Pink. Masjid Pink memiliki nama asli Masjid Raya An Nur dan letaknya berada di kelurahan Kawal, kecamatan Gunung Kijang, kabupaten Bintan.
Meski letaknya berada di luar kota Tanjungpinang namun masjid ini layak untuk traveler kunjungi sebagai salah satu rangkaian liburan di kota Tanjungpinang atau Pulau Bintan secara umum. Masjid ini memiliki arsitektur yang sangat unik dengan warna pink yang mendominasi. Selain sedap dipandang mata, masjid ini juga cantik untuk dijepret kamera.

Jual Harga Murah Pabrik Sepeda Air Fiberglass Kota Tanjungpinang